puisi

Becus

hampir selalu kukatakan padamu saat berdua berandai jauh: “pacaran sik sing becus.”
kulakukan sekonyong-konyong agar kita tak terlalu larut
dalam euforia perayaan hari besar bagi berdua

kesenangan sekalipun kudu diimbangi peringatan
bahwa bila senang, tidak perlu terlalu senang
agar siap manakala berbalik keadaan

kesedihan sekalipun kudu diimbangi peringatan
bahwa bila sedih, tidak perlu terlalu sedih
matahari pasti terbit

setahun masihlah kencur
dan tak seorangpun tahu, sejauh apa kita hendak diukur
Ndri, bukannya kini yang terpenting kita saling mengingatkan kala salah satu melantur?

lha kalau kita melantur berbarengan?
mungkin ini yang jadi tantangan
agar ke depan makin becus berpasangan

Salatiga, setelah setahun bersama

Standard

2 thoughts on “Becus

Leave a Reply to Arya Adikristya Nonoputra Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *