puisi

Bisa Apa?

Sementara yang lain menukik,
aku malah jungkir balik.
Yang lain membumbung,
aku terpendam jauh seperti kecubung.
Hilang rasa,
hirap gairah menjenguk asa.
Rasanya seperti dikebiri,
dikejar sana-sini tapi kaki tak kuat berlari.
Hidup sedang jengah,
apa daya?
Payah,
bisa apa?
Lapang dada.

Oh, kenapa?

Standard

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *