puisi

Doa

malam membuatku terjaga
hingga kutulis puisi untuk Kekasih semata
meski Kekasih tidur mengatup di pembaringannya
kutanam yakin, pintu dan tangannya terbuka (bagiku!)
sehingga kelak seliweran mimpiku, ‘kan menjelma di persegi untuk berdua
dan aku ‘kan memekarkan kelopak mata
menemukan diriku terkulai damai di sebelah Indrika

Salatiga, 19 Mei 2015

Standard

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *