puisi

Kita Namanya

Meringkuk dalam kesendirian, menggigil dalam dingin malam,
Rindu namanya
Mengeja yang tak tampak, menyebutmu dari kejauhan,
Kau namanya
Menelan yang melegakan, melepas yang melemaskan,
Lebur namanya
Mengecap sinar pukul tujuh pagi, membuka pori penuh arti
Menyatu namanya
Mendepak orang pergi, menikmati dunia ini
Kita namanya

Standard

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *