puisi

Encuk

Menulis itu keintiman
antara kata-kata dan dan jemari
Mereka berdua dibungkus erat semesta
Ketika ada yang hendak menyusup,
keintiman itu redup
Ada yang bilang:
“Menulis itu seperti bercinta.”
Aku percaya saja,
meskipun belum pernah mengencuk nona karena cinta
Karena ada tertulis:
“Berbahagialah mereka yang tak melihat namun percaya.”

Standard
puisi

Bisa Apa?

Sementara yang lain menukik,
aku malah jungkir balik.
Yang lain membumbung,
aku terpendam jauh seperti kecubung.
Hilang rasa,
hirap gairah menjenguk asa.
Rasanya seperti dikebiri,
dikejar sana-sini tapi kaki tak kuat berlari.
Hidup sedang jengah,
apa daya?
Payah,
bisa apa?
Lapang dada.

Oh, kenapa?

Standard