catatan

Balada Pelacur In-telek-tual

Pertama-tama, harus kukatakan ini sejak awal. Untuk melacur – perempuan tak harus merentangkan selangkangannya, atau laki-laki tak harus melesakkan kemaluannya ke anu-nya orang lain – cukup berbohong saja. Mengapa begitu? Karena konsep pelacur sebagai penyedia jasa seks sudah basi! Continue reading

Standard
jurnalistik

Telanjangi Diri Dari Jas Almamater

Akhir Agustus 2014, ada diskusi kecil-kecilan di grup Blackberry Messenger (BBM) Scientiarum. Topiknya klasik, alumni bertanya mengenai perkembangan SA (Scientiarum – red) pada pengurus sekarang. Lantas saya jawab kalau SA dalam waktu dekat ini, mau cetak koran dan majalah (seperti dulu lagi). Maklum, sudah empat tahun penerbitan cetak SA mati suri.

Satu jawaban, langsung diikuti dengan tanggapan dari alumni lain yang tergabung di grup. Ada yang menjawab tidak usah cetak koran – fokus pada jurnalistik dengan medium situs web saja. Lebih ekonomis, katanya. Kacamata lain bilang, SA harus tahu Continue reading

Standard