puisi

Micin

#
Jangan remehkan aku
Karena akulah haluan sedap bagimu
Akulah penyatu
Antara lidahnya dengan lidahmu

##
Meniadakanku
Masalah bagi sedapnya isi piringmu
Karena kamu masih makan dari tangan kroni-kroniku
Masih mau?

###
Akulah penyatu
Antara lidahnya dengan lidahmu
Menyisakan haus sepanjang waktu
Hingga piring selanjutnya, kau tak lagi menyadari keberadaanku

Salatiga, 2016

Standard

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *