catatan

Ultah

Mamak, seorang tokoh dalam filem dokumenter “Senyap: The Look of Silence” garapan Joshua Oppenheimer, pernah bercerita kalau dirinya menolak merayakan ulang tahun. Kendati umurnya lewat 100 tahun, ia tetap menolak merayakannya. Mengapa? Alasannya, perayaan ulang tahun hanya bikin ketagihan. Dan di manapun jua, ketagihan hanyalah “proses nikmat” dari “menggerogoti” diri sendiri. Bukan begitu? Continue reading

Standard
catatan

Menyelam atau Tenggelam?

Sekarang, hanya layar laptop dan tuts keyboard yang mengerti baik siapa aku. Mereka tidak mengintervensi. Mereka hanya menungguku mencurahkan kata-kata, betapapun susahnya.

Aku pernah membaca Sang Alkemis, novel karangan penulis Brasil, dan tak kumengerti pesan yang dimaksud soal harta karun di dalam diri—kendati selesai membacanya. Aneh sekali, pikirku. Tapi ternyata terjadi. Alasannya mungkin adalah aku membaca, namun tidak dengan niat memahami. Maka tahun-tahun berikutnya, keinginan membaca dan menangkap maksud isi novel tersebut membuncah kembali. Lalu kubaca novel itu dan akhirnya mengerti pesan yang dimaksud. Aneh sekali pikirku. Tapi ternyata terjadi. Continue reading

Standard