puisi

Palsu

Ada yang membacakan puisi berjudul “Sajak Palsu”
Semuanya disebut palsu
Ini palsu, itu palsu
Yang satu kaget dan mengaku,
Gagasan “Sajak Palsu” itu buah pikirnya,
Yang dipalsukan orang.
Karena kesal,
Ia lenggang masuk kamar.
Serta merta, diskusi tentang kepalsuan Indonesia mencuat
Yang satu lainnya cuap-cuap palsunya pemerintahan
Yang satu lagi mengiyakan kepalsuan itu
Aku jadi menduga-duga
Jangan-jangan mereka palsu
Omongan mereka palsu
Topik-topik mereka palsu
Gagasan mereka palsu
Yang satu lainnya pergi,
Yang satu lagi tetap mengoceh soal kepalsuan
Kini aku yang mengiyakan kepalsuannya
Tak selang lama,
Ia mengambil langkah jauh-jauh dariku
Takut jika larut malam,
Giginya akan menjerit dan baunya seperti parit, begitu katanya
Aku jadi berdiskusi dengan dengkur seorang kawan di seberang tumit,
Apakah mereka benar-benar palsu?
Atau hanya pikiranku saja yang menipuku?

Tengaran
17 Mei 2014

Standard

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *