puisi

Saling Silang

Aku tidak pernah setuju,
jika burung dan lautan tidak punya rasa
Burung camar harus berdialog dengan riak ombak,
agar ikan tertembak paruhnya.
Aku juga tidak mengiyakan,
kalau sendok saja yang harus mendatangi mulut
seperti yang diajarkan kompeni kepada pribumi
Aku pikir, mulut juga kudu turun merenda kasih dari sendok
Bukankah untuk mencapai tuju yang sama, harus ada kesalingan antara mereka?
Begitu juga dengan kita?

Standard

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *