puisi

Sampai Bertemu

Dalam larik warna hujan yang tak sempat tertangkap mata,
Balerina berbunga padma terbang menabur harum kenanga.
Dengan sengaja bengkak biru tidak ditaruh pada kotak beranda,
Biar tukang pos tahu, ia tak perlu melayangkan jauh sampai ke telaga warna.

Semesta akan menghantar dirinya,
Masuk ke dalam ruang dan masa yang seasa.
Jangan coba mengerti apa maksudnya,
Karena pohon tertua di seberang badan pun melampai tak mengerti apa-apa.

Tak perlu berlama-lama.

Rasakan saja–seperti terjun dari menara rupa, menuju palung sukma.

Standard

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *