puisi

Sentimen

#
yang uzur yang duluan bertanya
ucapnya: dari mana?
jawabnya gamblang saja
ucapku: dari pers mahasiswa

tetiba hapenya dilempar ke atas meja
kejut menyergap, kuterka, kira-kira ada apa?
kuutarakan hendak wawancara
eh, mukanya nian mrengut tiada duanya

##
kalau ditanya ini-itu
jawabnya pendek dan sehematmu
sudah data yang didapat cuma segitu,
bapa tua masih main sensor: “tolong potong ini-itu-dan anu!”

###
sudah tiga kali aku bersua dengan bapa tua
sebagai narasumber dengan pewawancara
tapi ke-pendeta-annya jelas cuma gelar saja
justru kelakuannya mendadak kekanak-kanakan na

####
tapi segala kejut sudah menjadi serba maklum
sindrom orang tua ini sudah jadi rahasia umum
rahasia umum, o, rahasia umum
kuharap apa selain maklum?

Salatiga, 2016

Standard

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *