puisi

Warteg Sederhana

Tak melulu pemuka agama
Perempuan penjual makanan juga bisa bersabda
tatkala melihat kami berdua: Asam di gunung, garam di laut Keduanya bertemu dalam satu belanga bernama Salatiga

“Yang penting rukun ya,” katanya sambil menyendok nasi

Salatiga, 4 Juli 2015

Standard

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *