Abu Vulkanis Gunung Kelud Selimuti UKSW

Tampak akses jalan masuk kampus terselimuti abu vulkanis kiriman Gunung Kelud. (Foto: Arya Adikristya Nonoputra)
Tampak akses jalan masuk kampus terselimuti abu vulkanis kiriman Gunung Kelud. (Foto: Arya Adikristya Nonoputra)

Jumat (14/2) – Sejak sekitar pukul 05.00 WIB hujan abu mengguyur kota Salatiga dan sekitarnya, termasuk lingkungan Universitas Kristen Satya Wacana. Hujan abu vulkanis kiriman Gunung Kelud ini sempat menyelimuti lingkungan kampus sekitar 2-3 jam.

“Erupsi Gunung Merapi tahun 2010 saja tidak sampai seperti ini lho mas, mungkin ini anginnya lebih condong ke arah Barat, jadinya Salatiga sampai Yogyakarta kena semua mas,” ujar Sugiyono, petugas Kamtibpus (Keamanan dan Ketertiban Kampus) yang tengah bertugas.

Sugiyono juga mengungkapkan bahwa tingkat ketebalan abu vulkanis Gunung Kelud, berkisaran satu sentimeter lebih tebal dari abu vulkanis Gunung Merapi tahun 2010 lalu.

Beberapa orang di dalam kampus tampak mengenakan masker, payung, dan jas hujan untuk melindungi diri dari abu vulkanis. Meskipun hujan abu masih mengguyur kampus, aktivitas kampus tetap berjalan seperti biasanya.